Work Camp- IIWC & Pertamina

Work camp (noun) a camp set up for young people who voluntarily do manual work on a worthwhile project. IIWC (Indonesia International Work camp) bekerja sama dengan Pertamina telah mengadakan work camp perdana di kota Makassar khususnya di Patingalloang, Ujung tanah.

Pattingalloang merupakan daerah pesisir di Makassar yang mana profesi penduduk sekitar adalah nelayan. Proyek yang ditawarkan adalah Women Empowerment, di Pattingalloang terdapat figur pemberdaya kaum wanita yaitu Hj. Nurmiah yang akrab disapa Ibu Aini.

Beliau, sosok perempuan yang tangguh meski menjalani hidup sebagai single parent dengan 3 orang anak namun tidak menghalangi beliau untuk memberdayakan sesama kaumnya dengan cara mempekerjakan istri-istri para nelayan yang sebelumnya hanya sebagai ibu rumah tangga.

Memberdayakan ibu rumah tangga dengan cara mengolah ikan bandeng menjadi ikan bandeng tanpa tulang, abon dari ikan tuna, otak-otak dari ikan tenggiri dan keripik. Melalui inisiatifnya ibu-ibu yang diberdayakan diberi upah dari hasil pengolahan ikan tersebut dan cukup membantu biaya hidup sehari-hari, mengingat setiap rumah tangga di daerah tersebut memiliki cukup banyak anggota keluarga. Bukan hanya memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dalam aspek ekonomi saja, beliau juga memberdayakan dalam aspek akademik, dimana dalam jadwal yang telah ditentukan beliau mengajarkan banyak hal salah satunya cara penulisan.

IMG_3740.JPG

Here  we go! we are such a fancy volunter(hahaha) kiddin. persiapan sebelum workcamp yang pertama adalah saling bertemu satu sama lain dan kenalan pada hari itu juga kita segera melengkapi kebutuhan pokok untuk 2 minggu kedepan, and here’s their happy face (Indra & Amy)  while doing grocery shopping.

Work camp yang dilaksanankan di daerah Pattingalloang tersebut bermaksud untuk membantu ibu-ibu meringankan proses pembuatan ikan olahannya tersebut, namun ibu Aini meminta agar memberikan kelas kepada anak-anak kecil dan kami pun menerimanya.

Sesuai dengan permintaan ibu Aini, kami coba flooring menyesuaikan dengan kurikulum kegiatan sebelumnya yang sudah ada dan menambahkan afternoon dan evening class dimana setiap harinya bergiliran menduduki posisi sebagai penanggung jawab.

Afternoon class merupakan kelas sore yang mengajarkan kerajinan tangan, mewarnai, menggambar dan melipat origami untuk anak-anak yang sedang duduk dibangku sekolah kelas 1, 2 dan 3. Sedangkan untuk evening class atau English class merupakan kelas bahasa Inggris untuk anak kelas 4, 5, dan 6. Pada kelas ini tidak kalah ramainya dengan afternoon class.

Memasuki hari pertimg_3754ama work camp pada pagi hari yang bertepatan pada jadwal penimbangan, pemberian vitamin kepada balita dan cek tensi kepada manula yang diselenggarakan oleh ibu Aini bekerja sama dengan puskesmas setempat. Dalam kegiatan tersebut kami pun terjun langsung berpartisipasi. Seperti yang Yukie lakukan, dia sedang memberikan vitamin kepada anak balita. Yuki merupakan volunteer dari jepang yang ikut berpartisipasi dalam work camp kali ini.

Sore harinya, untuk hari pertama pada afternoon class saya menjadi penanggung jawab pada kelas tersebut. Sesuai dengan yang telah dirapatkan sepakat untuk mengajarkan bagaimana membuat bingkai dari stik es krim. Antusiasme anak-anak sekitar saangatlah luar biasa, kami bak gula yang seketika dikerumuni segerombolan semut begitulah yang dapat digambarkan pada afternoon class hari pertama. Hari berikutnya afternoon class dan English class berjalan selama 10 hari.

Pada saat itu kami juga berkesmpatan mengunjungi TBBM Pertamina. Sesampainya disana kami disambut dengan hangat dan diizinkan untuk melihat langsung bagaimana proses penyulingan bahanimg_3882 bakar, tempat penyimpanannya, dan aktivitas mobil distributor yang mengisi mobil tanknya.

Beberapa hari telah berlalu setelah berbagai macam aktivitas yang dilalui kami melihat ternyata banyak hal yang perlu diperhatikan di wilayah Patingalloang ini selain pemberdayaan perempuan melainkan seperti, masalah lingkungan terkhususnya masalah sampah dan drainase. Dari hal tersebut kami membuat poster himbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan tidak hanya sebatas itu, kami juga turun langsung membersihkan gang sekitar jl.barukang 3 dibantu oleh anak-anak yang kami ajar dengan tujuan kita ingin memutus tali ketidak pedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak sehingga sejak kecil mereka sudah terkonstruksi untuk tidak membuang sampah pada tempatnya.

Hari kemerdekaan semakin mendekat euphoria pun makin terasa, kami para campers juga tidak ingin ketinggalIMG_3987.JPGan dalam menyambut hari kemerdekaan. Berbagai macam perlombaan dilakukan oleh warga sekitar pada saat kami workcamp antara lain lomba balap karaung, lomba memasukkan paku dalam botol, lomba meletuskan balon dan masih banyak lagi. And it goes so fun! Salah satunya yang kami ikuti adalah lomba memecahkan balon yang berisi uang, kami para campers pun menang, dan uang hasil memecahkan balon tersebut kami gunakan untuk membeli ice cream di minimarket fyi setiap kali kami selesai mengajar ice cream is must. Foto ini merupakan eksperesi kegirangan setelah sekian lama tidak ikut perlombaan antar lorong. We flashback to our childhood too!

IMG_3964.JPGMerayakan 17 Agustus warga di Jalan Barukang ini memiliki ciri khas yang unik, sepanjang gang mereka merayakan hari kemerdekaaan dengan bakar-bakar seafood. ini baru merdeka yang asli, perut juga ikut merdeka. Banyak jenis hasil tangkapan laut muai dari ikan, cumi, udang dan bahkan lobster ikut disajian dan uniknya lagi setiap rumah memasang tenda, bak hajatan sekampung.

hari terakhir bermain dengan anak-anak yaitu painting, mereka di bagikan satu per satu cat namun sekaligus mereka diajarkan budaya antri, sebab yang kita tahu dan hal sulit dilakukan dan sudah menjadi kebiasaan adalah sabar ketika  mengantri. akhirnya satu persatu dari mereka pun kebagian dan ikut melukis bebas. hasil dari painting ini kami pajang depan lorong sebagai tugu memori dari kami maupun mereka yang ikut berpartisipasi.

Pagi-pagi kami bangun dan berbelanja bingkisan untuk adik-adik karena malam kami mengadakan farewell party

this is our farewell party, sederhana namun cukup mengharukan, tidak terasa sudah 2 minggu kami belar, bermain bersama mereka. Lelah tiada artinya ketika lelah ini terbayar dengan manfaat dan senyum dari mereka. See you in another time!*tears of joy*

img_4067

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s